Landasan Yuridis

IPM & Literasi Papua Tengah

IPM & Literasi Papua Tengah — Perbandingan Regional

Indeks Pembangunan Manusia dan komponen literasi, Papua Tengah vs wilayah lain (2023)

IPM Papua Tengah

60,44

2023 — sangat rendah

IPM Nasional

74,39

2023 — rata-rata Indonesia

Kesenjangan IPM

-13,95

poin di bawah nasional

Angka Melek Huruf

72,3%

Papua Tengah, 2022

Perbandingan IPM: Papua Tengah vs Wilayah Lain (2023)

Komponen IPM Papua Tengah vs Nasional

Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Papua Tengah 2023; BPS, IPM Indonesia 2023. Data diolah untuk keperluan naskah akademik BAB IV — Landasan Filosofis, Sosiologis, dan Yuridis.

Tabel Implementasi Pancasila dalam Perpustakaan

Penjabaran Nilai Pancasila dalam Penyelenggaraan Perpustakaan Daerah Papua Tengah

Tabel 4.1 — Naskah Akademik BAB IV: Landasan Filosofis, Sosiologis, dan Yuridis

Sila Nilai Inti Implementasi dalam Perpustakaan Relevansi Papua Tengah
I Ketuhanan & spiritualitas Koleksi keagamaan lintas iman, preservasi pengetahuan spiritual lokal Keberagaman agama & kepercayaan adat suku-suku Papua Tengah
II Kemanusiaan & martabat Layanan inklusif: disabilitas, lansia, perempuan, anak, masyarakat adat Buta huruf fungsional >27%, perempuan terpinggirkan dari akses informasi
III Persatuan & kebhinnekaan Koleksi multi-bahasa daerah, program antar-budaya, arsip suku >100 suku, ribuan bahasa lokal yang terancam punah
IV Demokrasi & musyawarah Ruang publik deliberatif, literasi digital, koleksi hukum & kebijakan Partisipasi warga dalam Otsus perlu diperkuat dengan literasi kebijakan
V Keadilan sosial Perpustakaan keliling, layanan digital, subsidi akses daerah 3T Kesenjangan kota-pedalaman sangat besar, infrastruktur minim

Sumber: Diolah dari Kaelan (2013). Negara kebangsaan Pancasila: Kultural, historis, filosofis, yuridis, dan aktualisasinya. Paradigma; IFLA/UNESCO Public Library Manifesto (2022); Badan Pusat Statistik, Data Papua Tengah 2023.

Kesenjangan Akses Informasi Papua Tengah

Indikator Kesenjangan Akses Informasi Papua Tengah per Kabupaten

Tabel 4.2 & Grafik 4.1–4.2 — Naskah Akademik BAB IV: Landasan Filosofis, Sosiologis, dan Yuridis (2022–2023)

Kabupaten AMH (%) Akses Internet (%) Kemiskinan (%) IPM Aksesibilitas
Nabire 85,4 38,2 28,1 66,3 Darat
Paniai 62,1 12,4 54,8 52,1 Udara
Puncak Jaya 55,3 8,7 61,2 48,9 Udara
Dogiyai 67,8 9,1 52,3 53,4 Udara
Intan Jaya 51,2 6,3 67,4 44,8 Udara
Deiyai 63,5 10,2 55,1 51,7 Udara
Puncak 48,7 5,8 69,8 42,3 Udara

AMH = Angka Melek Huruf. Sumber: BPS, Statistik Kesejahteraan Rakyat Papua Tengah 2023; Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Survei Penggunaan Internet Papua 2022; BPS, Data dan Informasi Kemiskinan Kabupaten/Kota 2023. *Data estimasi berdasarkan ekstrapolasi data Papua (sebelum pemekaran) dan survei lapangan.

Model Pemerataan Akses Informasi Papua Tengah

Model Pemerataan Akses Informasi Papua Tengah

Gambar 4.1 — Sistem Multi-Moda Layanan Perpustakaan: dari Hub Provinsi ke Kampung Terpencil
Naskah Akademik BAB IV: Landasan Filosofis, Sosiologis, dan Yuridis

Perpustakaan Provinsi Papua Tengah (Hub) Perpustakaan Digital Berbasis satelit & offline Perpustakaan Keliling Transportasi udara & darat Perpustakaan Kabupaten 7 unit layanan tetap Perpustakaan Adat Berbasis komunitas lokal Deposit Koleksi Sekolah & puskesmas Perpustakaan Desa Kampung terpencil Semua jalur bermuara pada Perpustakaan Provinsi sebagai hub koordinasi & pengembangan koleksi
Hub Provinsi
Digital / Satelit
Keliling
Kabupaten
Komunitas Adat
Deposit Sekolah/Puskesmas
Perpustakaan Desa

Sumber: Diolah dari Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan; IFLA/UNESCO Public Library Manifesto (2022); Perpustakaan Nasional RI, Rencana Strategis 2020–2024; Forsyth, E. (2013). Public libraries and social justice. Aplis, 26(2), 50–57; Fraser, N. (2008). Scales of justice. Polity Press.

Share this article :
 

Posting Komentar

 
Support : SAVE THE ENVIROMENT OF WEST PAPUA | INFO PAPUA | KNPB NEWS
Copyright © 2011. PAPUA TO OUR WORLD - All Rights Reserved
Template Created by Mr.YOGIX FWP Published by AGUSTINUS GIYAI
Proudly powered by Blogger