Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan

Ulang Tahun Gereja Katolik „Nama Maria“ Löbau

Ulang Tahun Gereja Katolik „Nama Maria“ Löbau

(18/092017-Löbau) Pembangunan Gereja Katolik „Nama Maria“ dimulai dengan peletakan Batu pertama pada tanggal 18 September 1890. Gereja ini disebut juga „Doppelgängerin“ atau kembaran dari sebuah Gereja Katolik di Selzthal di Steiermark/ Austria. Gereja dirancan oleh para Pater Benedikt dari Kloster Emmaus di Prag, Ceko. Gereja yang dibangun dalam 2 tahun ini kemudian pada tahun 1892 diresmikan oleh Uskup Dr. Ludwig Wahl. Baru Pada tahun 1906 dijadikan sebuah paroki yang disebuk Paroki „ Nama Maria“ Löbau.
Jika kita berjalan di jalan August-Bebel-Straße , dimana gereja ini berada. Kita akan dikagetkan dengan sebuah gerbang kecil yang menuju ke sebuah pintu kecil didepan Gereja. Namun pintu ini bukanlah pintu utama. Pintu utama Gereja yang sebenarnya berada di berlakang Gereja itu. Untuk itu orang harus berjalan melalui jalan itu lurus kemudian menunju arah samping Gereja, untuk masuk ke Gereja ini, ini dikarenakan Arsiterktur Gereja yang diranacang sedemikian rupa. Dengan begitu orang menyebutnya dengan sebutan „Die Kirche steht Verkehrtherum“ atau Gereja yang berdiri berbalik ke belakang.
Mayoritas Umat digereja ini para pensionan Pegawai dan sangat sedikit sekali orang muda yang terlihat atau berpartisiasi. Ini kemungkinan dikarenakan revolusi yang cepat dan nilai-nilai kehidupan dari Gereja yang mustinya hidup dalam setiap individu itu mulai redup. Juga disebabkan oleh perkembangan zaman yang begitu cepat dan ketidakmanpuan seorang individu mewariskan nilai-nilai sosial dan budaya yang baik dari generasi sebelumnya.
Walaupun begitu, acara perayaan kali ini sangatlah meriah. Kami Chor dari Paroki Zittau juga mengambil bagian dalam misa yang dirayakan hari, beberapa Pastor dari Paroki terdekat juga diundang dalam acara Perayaan hari lahir Gereja Katolik „Nama Maria“ ini. (Guti)
 

Apa perbedaan antara aliran agama Katolik dan Protestan (Evangelis)?

Apa perbedaan antara aliran agama Katolik dan Protestan (Evangelis)?


Sekali lagi bahwa bagi mereka yang beragama Katolik atau Kristen Protestan adalah Kristen. Mereka percaya akan Tuhan dan Putranya, Yesus Kristus. Keduanya Dogma ini adalah arah dari Kepecayaan orang Kristen. Orang Katolik dan Protestan satu sama lain percaya bahwa Tuhan menerima dan mencintai kami. Juga ketika kita berdoa. Ciri orang kristen pada umumnya adalah mengasihi orang lain dan mengedepankan Dioalog dalam menyelesaikan konflik dengan jalan Damai. Dan Yesus sendiri selalui menjadi tokoh panutan dan contoh untuk mereka.

Dahulu mereka semua Katolik. 500 tahun lalu ini berubah. Jika ada yang ingin mengali dan mengerti lebih jauh, akan lebih baik jika mengenal sosok Marten Luther lebih dalam dan baik. Ketika itu dia seorang Biarawan yang memberontak. Dia memperhatikan bahwa Emperium Gereka ketika itu diperlakukan lebih baik dari pada senjata. Kemudian dia juga ingin bahwa umat dapat membaca Alkitab. Yang sekarang adalah buku terpenting dalam Gereja ini tidak dapat di baca dalam bahasa Jerman ketika itu. Oleh karenanya, hanya golongan terpelajar yang dapat membaca buku itu. Itu dirubah oleh Martin Luther. Dari Protes-Protesnya ketika itu bediriliah beberapa aliran lain selain agama katolik. Ketika itu Gereja Evangelis yang kemudian disebut Gereja Protestan.

Gereja Evangelis dan katolik mempunyai berbagai kesamaan-kesamaan. Tapi juga perbedaan yang bisa ditemukan. Misalanya kemudian Gereja Protestan tidak mempunyai Paus. Kemudian bagi mereka juga tidak mempunyai Parlement, yang membuat keputusan, sama halnya seperti Bundestag (DPR) [1]. Untuk orang Katolik, Paus ialah pemimpin Gereja tertinggi. Dia yang menentukan, apa yang bagi Gereja penting, dan apa saja yang harus orang Katolik perhatikan .

Bagi orang-orang Protestan, laki-laki dan perempuan dapat menjadi Pendeta dan Gembala atau pemimpin Ibadah/Misa. Kemudian mereka mereka juga diperbolehkan menikah dan mempunyai anak. Didalam Gereja Katolik hanya laki-laki yang boleh menjadi Pastor/Pendeta dan mereka tidak boleh menikah. Juga pada Alkitab ada perbedaan. Gereja Protestan misalnya tidak mempunyai Kitab Judit dan tidak memiliki kitab kebijaksanaan (Deutrokanonika). Atau dalam bahasa yunani diartikan „termasuk kanon kedua“ [2].

Perbedaan terbesar terletak ada di Ekaristi atau sakrament [4]. Dalam setiap Misa setiap umat menuju ke Altar. Pastor mengingatkan akan penjamuan terakhir, pada malam Jesus menghabiskan waktunya bersama rasul-rasulnya, sebelum Dia disalipkan. Ketika itu Dia membawa roti dan memberikan kepada Murid-Murid-Nya. Juga memberi Anggur kepada Mereka. Kedua santapan ini mereprensentasikan Tubuh dan darah Yesus, yang dia serahkan, agar dosa kita bisa ditebus.

Orang dari Protestan merayakan Perjamuan malam itu juga. Mereka mengerti Roti dan Anggur sebagai sebuah lambang. Mereka mereprensentasikan itu dengan tubuh dan darah Yesus. Dengan itu mereka ingin menujukan, bahwa Yesus sangat mencintai kita, oleh karenanya Dia mati dikayu salib. Orang Katolik percaya, bahwa Hosti dalam perayaan Ekaristi menjadi Tubuh Yesus dan Anggur sebagai darah Yesus.

Orang Katolik dan Protestan juga membuat perbedaan pada pasangan suami-istri. Nikah katolik, kemudian diasumsikan bahwa ikatan didepan Tuhan ini bersifat kekal dan abadi.

Jika ada Suami-istri dalam perjalan hidup bersama mereka, mereka memilih bercerai maka mereka tidak diperkenakan untuk menerima Hosti. Sedang Gereja Protestan melihat ini berbeda. Mereka yang sudah bercerai tidak memiliki pengecualian dalam menerima Hosti dan kemudian mereka juga nantinya diperbolehkan menikah [3].(Gusti Giyai)

Video courtesy of Martin Luther.

Penulis adalah Mahsiswa Teknik disalah satu Universitas di Jerman

Sumber:

  1. https://de.wikipedia.org/wiki/Deutscher_Bundestag
  2. http://membaca-alkitab-kristen-katolik.blogspot.de/2014/12/perbedaan-kitab-katolik-vs-protestan.html
  3. http://www.epd.de/zentralredaktion/epd-zentralredaktion/was-ist-der-unterschied-zwischen-evangelisch-und-katholisch
  4. http://www.kaj.or.id/dokumen/sakramen-sakramen/sakramen-ekaristi
 

Paroki St Maria Kothen dan OMK-Nya

Temu Gemeinde In der Pfarei in kothen

Antara Kehangatan dan Kesadaran
             (kothen 12/03/13) Tanpa disadari ternyata perkembangan zaman sudah menjadi sebuah bumeran bagi orang muda khatolik. St.Maria Kothen misalnya, disini dapat di temukan banyak sekali umat Katolik muda (orang muda katolik) namun kebanyakan tidak ingin pergi ke gereja. Kebanyakan dari mereka terbawa oleh arus zaman hingga lupa dimana jati diri mereka dan kepada siapa mereka harus patut berterimakasih atas segala berkat yang diberikan kepada mereka. Pada suatu minggu saya pergi beribadah dan bertemu dengan seorang pastor tamu yang kebetulan datang ke kothen untuk menjalakan misi. Tentunya adalah misi penyelamatan yaitu mengabarkan Injil. Lalu karena sakin penasaranya saya dengan kondisi umat umat muda di Paroki ini saya pergi mendekat dan bertanya kepada pastor itu saya “perkenalkan nama saya Agustinus giyai saya dari Papua dan sedang kuliah disini dan juga saya umat baru disini” lalu pastor berbalik kepada saya dan memperkenal dirinya pula Pastor” oh ya saya Pasto Frans dari Leipzig saya sangat senang senang sekali bisa berbicang dengan anda karena nama Papua saya hanya Pernah dengar dan menjadi sebuah materi yang kami bahas semenjak kami menerima ilmu di bangku kuliah” . saya “ ya saya pikir pastor sudah tahu semua tentang Papua dan kondisi Umat disana karena dahulu banyak misionaris Jerman yang menjadi pengabar injil disana”. Pastor “ mungkin tidak terlalu banyak namun cukup untuk saya mengerti bagi pengetahuan saya untuk Papua namun saya harus paham bahwa iklim umat untuk berpastisipasi didalam kegiatan gereja dan disini amat berbeda “. Saya “ ja itu sangat benar pastor” lalu dengan berbincang seperti akhirnya saya berrtanya kepada pastor  saya “ pastor di Kothen sini saya sering sekali mengikuti misa di Kapel St.Anna dan di Paroki St. Maria ini namun  yang menjadi pertanyaan besar buat saya sekarang adalah kenapa ya orang muda khatolik tidak terlalu banyak mengambil bagian di Gereja padahal sebetulnya gereja itukan bagian dari kehidupan yang amat terpenting ?” dengan spontan pastor itu menjawab pertannyaan saya “ kami mengalami kesulitan untuk pengabaran injil di kothen dan di Negara bagian Sachsen-Anhalt karena hanya 15 persen dari  dari penduduknya yang menganut agama khatolik dan 30 persennya adalah Kristen Protestan sedangkan yang lainnya adalah bagian dari Pengaruh Anti Kris karena di Lepzig saja tempat dimana saya melayani kira-kira ada 99 persen pengaruh anti kris disana. Oleh karena itu kesulitan yang dialami untuk pekabaran injil di daerah ini sangatlah sulit seumpama sebuah batu dengan berat 1 juta ton lalu yang dorong hanya 2 atau 4 orang saja. Nah ini merupakan sebuah hal yang amat mustahil.
          Sebagai generasi muda-mudi gereja Katolik secara universal Tuhan mengajak kita untuk selalu menjadi terang dan garam dalam perwujudan kita sebagai manusia. Karena pada kodratnya kita adalah citra Allah yang muliah dan sejati. Tuhan tidak hanya memberikan Tanggungjawab pelayanan kepada Para pastor dan Pendeta melainkan pada seluruh umat manusia untuk menjadi berkat untuk orang di semping kita. Hal yang terpenting dalam kehipan yang perlu untuk di ilhami adalah kesadaran akan diri kita karena ketika kita menyadari akan segala sesuatu ada dalam diri kita maka secara tidak langsung kita sudah dan sedang menuju kepada kesempurnaan. Namun kita harus bahwa untuk menjadi sadar bahwa kita adalah milik Tuhan dan segala sesesuatunya itu adalah miliknya. itu hanya dapat kita temukan didalam Dia yang adalah Tuhan dan Sumber dari pada Kehidupan. Kadang banyak dari kita akan mengalami penyembuhan batin ketika kita sedang berada dalam sebuah kesulitan dan suasana yang luar biasa sulit untuk menemukan jalan keluar. Nah ketika itulah banyak dari kita mendapat pertolongan dan kemurahan Tuhan. Kemurahan dan Pertolongan inilah yang saya biasa katakan sebagai buah batu loncatan untuk menjadi sempurna dan menjadi seorang sadar akan hidup. (by Guti)

 

Natal Papua di Jerman 2013

Natal Papua di Jerman

(Zittau,26/12/13) Datanglah ya Raja damai itulah Thema besar yang di ambil pada perayaan natal bersama para mahasiswa/i di Jerman yang di selengarakan di Kothen (Sachsen Anhalt). Natal yang diadakan oleh para mahasiswa/ Papua di  jerman ini merupakan sebuah wadah untuk mempererat ikatan persaudaraan dan keakraban Antar satu sama lain. Dalam acara natal ini juga Kotbah yang di  Bawakan langsung oleh
Suasana natal pada perayaan natal Papua di
Kothen (Jerman)
Pdt. Otniel Maniri langsung dari papua yang menggaris bawahi dalam kotbahnya bahwa Setiap mahasiswa di jerman harus menjadi saksi-saksi damai di manapun mereka berada dan menjadi lilin yang menjadi cahaya bagi setiap orang yang membutuhkan terang. Dilanjutkan juga oleh pendeta Otniel bahwa setiap mahasiswa/I yang ada di jerman ini agar tetap menjaga semangat  juang juga kepecayaan masyakat papua yang menjadi tanggung jawab besar yang diembani dan disampaikannya pula untuk banyak-banyak mencuri ilmu agar kelak nanti ketika kembali ke papua dapat membangun Papua sesuai dengan Profesionalitas bidangnya masing-masing yang di milikinya. Selain itu kebahagiaan juga mewarnai natal itu karena tamu yang datang bukan hanya dari sekitar Negara bagian Sachsenanhalt melainkan dari berbagai Negara bagian di Jerman baik dari Utara, barat, selatan dan timur. Tidak hanya itu kedatangan tamu dalam acara itu juga datang dari belanda dan amerika. Pada kesempatan yang baik itu ketua Panitia Fredy kenelak mengatakan bahwa acara ini berlangsung atas kerja keras semua pihak dan tentunya dengan perjuangan keras para panitia. walaupun mengalami tantangan dalam hal Finansial tetapi juga mengalami perang antar roh (iblis). Ditambahnya juga bahwa dalam natal ini Panitia mengeluarkan dana dengan jumlah 1467 Euro yang berasal dari sumbangan sukarela dan dari khas Partiecrew (kumpulan mahasiswa/I di Koethen yang pada hari-hari tertentu berkumpul dan berdoa). Dalam acara yang berlangsung meriah itu yang diisi dengan berbagai jenis games dan lagu-lagu penyembahan yang meriah dan juga pada penghujung acara diadakan pemilihan ketua PMP (persatuan mahasiswa Papua) untuk yang pertama kalinya. Dikatakan ketua Panitia pemilihan PMP Fani B. Akwan bahwa, PMP memiliki visi dan misi yang jelas pada dasarnya organisasi ini bertujuan untuk menghimpun semua mahasiswa yang baru datang ke jerman dari Papua juga sebagai wadah untuk mempersatukan semua mahasiswa yang berasal dari Papua di jerman baik itu mahasiswa papua asli maupun non Papua yang berasal dari papua. Selain itu ditambahkannya pula bahwa organisasi ini akan bergerak dibawah pengawasan KBRI Jerman juga akan berada di sayap kanan organisasi utama yaitu PPI jerman. Dalam acara pemilihan itu, sebelumya telah di tetap 5 bakal calon namun dalam keputusan akhir panitia yang di sampaikan oleh Panitia pemilihan bahwa, hanya 4 bakal calon yang layak untuk untuk menjadi calon dan akan di naik menjadi calon ketua PMP. 4  calon itu Antara lain ialah Alfredo Nyai, Gideon Meosido, Ryan Mehuse dan Fredi kenelak. Dalam schnellrechnung yang dilakukan oleh panitia Pemilihan PMP bahwa Fredy kenelak menang telak dengan memperoleh jumlah suara 31 suara dari jumlah 69 suara yang memilih. Dalam kesempatan itu juga Fredi kenelak yang juga sekaligus ketua Panitia dan juga ketua PMP terpilih mengucapkan banyak terimakasih kepada semua mahasiswa/i yang sudah sekiranya berpartisipasi dalam dalam acara natal dan semua yang telah memilihnya untuk menjadi ketua PMP untuk priode 2 tahun ke depan. Fredi kenelak juga berjanji akan membangun organisasi PMP menjadi sebuah wadah pemersatu dan menjadikan semua mahasiswa Papua ikut terlibat dalam setiap kegiatan organisasi yang akan di buat dalam masa kepemimpinannya. (guti)    
 

Paskah Mahasiswa Papua di Jerman


 
suasana acara
Suasana Paskah Mahasiswa/I Papua di Jerman
            (Kothen 29/0313) Hauforiah acara paska di Koethen ini sudah mulai ada sebulum hari H dimana beberapa orang mahasiswa dan mahasiswi Papua dari beberapa Universitas di jerman berkumpul untuk mempersiapkan konsumsi pada acara Paska gabungan Partycrew. Acara itu di meriahkan oleh seluruh mahasiswa/I Papua di jerman. Pada acara yang di adakan di sebuah ruangan di Lohmann strasse ini dihadiri pula oleh beberapa senior dari Frankfurt dan dari kota Leipzig. Masa Paska ini sebagai sebuah momentum hidup dimana Tuhan yang mati dan bangkit kembali untuk menunjukan kemuliaan Bapa-Nya di Surga. Para mahasiswa juga menyusun acara untuk nantinya diadakan didalam acara ini. jenis acara antara lain Ibadah, gemes, nonton, dan Tanzen. Kekompakan dan kekorsaa yang ditunjukan oleh semua mahasiswa di Kothen ini sangat luar biasa. Karena kebetulan yang menjadi tuan rumah pada acara Paska ini adalah Kothen. Persiapan demi persipaan telah dilakukan dan siap untuk pentaskan dalam acara Paska itu.
            Ketika persatuan yang luar biasa eratnya itu berkumpul, maka kita diajak untuk menjadi bagian yang penting agar dapat lebih mempertahankan persatuan dan kerukunan antara pelajar itu. Semua mahasiswa Papua yang ada di jerman dari berbagai jurusan dan akademi memiliki misi yang sama yaitu kembali ke Papua dan membangun Papua sesuai dengan bidang profesionalitasnya masing-masing. Segala sesuatu yang dimulai dengan bersama dan dilakukan bersama dengan dasar persatuan dan kerukunan sambil menghilangkan arogansi diantara satu sama lain. Itu artinya bahwa Kesatuan yang luar biasa itu sedang bertumbuh dan berkembang. Sebuah titik awal yang baik untuk pembangunan Papua dan generasi Papua ke depan. Karena memang pada saat sekarang di Papua untuk membangun Papua dari berbagai bidang inti di butuhkan para ahli-ahli dalam bidang tersebut dan manusianya adalah orang papua dan mau membangun dengan hati juga memiliki rasa memiliki akan tanah Papua. Satu pemikiran yang luar biasa yang tertanam dalam hati anak-anak Papua ini adalah “ Pembangunan Papua adalah tanggung jawab kita”. Istilah inilah yang menjadikan mereka kian hari makin kuat untuk selalu menjalin kerukunan antar para mahasiswa yang ada di berbagai daerah di Jerman khususnya yang berasal dari Papua.
            Tuhan telah mati dan akan bangkit pada hari minggu untuk menujukan kemuliaan Bapa-Nya dan cintanya kepada Manusia. Kalimat diatas memberi makna yang sama dengan “ Biar pun orang pintar dan bijaksana memimpin Tanah ini namun Orang Papua akan bangkit untuk memimpin daerahnya sendiri” Rv. Izak samuel Kijne penginjil belanda pertama yang mengatakan sebuah kalimat berkat yang ucapakan untuk memberkati orang Papua. Untuk mewujudkan kata itu semua orang Papua harus sadar bahwa segala sesuatu yang ada di Papua adalah milik orang Papua bukan miliki orang luar. Agar orang Papua tidak miskin di tanahnya  sediri hanya satu kunci untuk mewujudkan yaitu bersatu padu untuk membangun Papua. Orang papua harus menjadi dirinya sendiri oleh karena itu dengan adanya ruang Otonomi khusus di Papua baiklah digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang berjangka Panjang hingga Special Otonomi itu habis. Satu contoh baik yang sudah dan sedang dilakukan dilingkungan Provinsi Papua melalui pemberdaan Manusia Papua melalui BPSDM Papua. Hingga tahun 2012 ini telah mengasilkan 350 anak yang sedang mengikuti pendidikan diluar negeri maupun berbagai Univeritas ternama dalam negeri. Inilah sebuah trobosan yang baik untuk mewujudkan kata Pdt Izzak Samuel kijne.
            Dengan momentum Paska di harapkan semua mahasiswa/i Papua yang ada di jerman ini saling melihat kekurangan dan memperbaharui diri mereka agar mereka lebih layak untuk menerima tugas panggilan yang diberikan Tuhan Yesus Kristus kepada semua mereka.Paska juga menjadi harapan untuk menatap diri mereka sendiri agar kita lebih patuh untuk memikul sabib yang diberik-Nya itu kepada mereka. Setiap perjuangan memang sangat sulit untuk mendapatkan hasil yang maksimal namun yang paling penting dari hidup adalah kerja keras untuk mendapatkan hasil semaksimal mungkin dengan membuat segala sesuatu yang bisa dilakukan untuk mencapai target tanpa kita melihat berapa banyak telah di hasilkan sekarang dan berapa yang akan dihasilkan pada masa yang akan datang. “Ketika sebuah kompetisi dimulai maka itulah waktu untuk berbuat bukan waktunya untuk berfikir”.
(by guti)



 

Hari baru dan tahun hidup yang baru adalah berkat dan kerja keras



“Hari baru dan tahun hidup yang baru adalah
 berkat dan kerja keras “
          Hari lahir merupakan hari dimana seorang manusia dilahirkan dunia ini dimana hari ini dipandang oleh semua manusia sebagai hari dari pada berkat Tuhan yang telah terjadi ketika seorang manusia itu dikeluarkan dari rahim ibunya. Ibu mengandungnya selama 9 bulan membawa seorang manusia yang akan lahir dan menjadi anak, dan melewati berbagai guncangan dunia ini . ketika anak ini lahir maka sebuah keluarga akan merasa bahwa mereka telah kedatangan anggota baru dalam keluarga mereka untuk menambah keaggotaan keluarga juga menjaga keutuhan keluarga besar. Bagi orang papua anak adalah sebagalanya jika sebuah keluarga belum mempunyai anak maka orang akan berpikir bahwa ketahanan dari keluarga ini tidak akan berlanjut hingga masa yang akan datang. Budaya mengikat mereka bahwa anak adalah penerus dari keluarga mereka. Ketika pandangan budaya orang papua di hadapkan dengan berbagai pandangan dari berbagai disiplin ilmu sosial dan teologi maka semuanya akan bertolak belakang setiap disiplin ilmu akan memberikan tanggapan dan definisi yang berbeda sesuai dengan sistem yang ada dalam disiplin ilmu tersebut.
          Ilmu teologi secara umum memaparkan bahwa “ kelahiran seorang akan merupakan sebuah bentuk dari dampak cinta yang begitu besar dari kedua orang tua dan dan cinta Tuhan”. Ilmu biologi “ anak akan ada ketika sel gamet jantan dan betina bertemu dan mengasilkan sebuah embrio yang nantinya akan menjadi seorang bayi”. Ilmu fisika “ sesuatu yang baru akan lahir ketika ada gaya adalah tolak ukur dari sebuah perubahan dimana gaya menjadi sumber dari pengerak dan manusia menjadi objek”. Ilmu sosiologi “ kelahiran akan ada karena interaksi antara  dua individu yang memiliki ikatan antara satu sama lain mengakibatkan terbentuknya seorang individu baru”. Ilmu kimia “ ketika sebuah unsur di adukan dengan sebuah uncsur baru maka akan mengasilkan sebuah senyawa “. Ilmu matematika “ketika sebuah fungsi di sederhakan maka akan mengasilkan fungsi lain yang tidak lain ialah perkembangan dari fungsi awal dimana fungsi itu bisa di kembangkan kedalam fungsi lain untuk mengasilkan fungsi lain tanpa merubah fungsi awal”. Ilmu antroplogi  “ hubungan antara dua budaya yang persatukan melalui sebuah interaksi yang solit dan mengasilkan sebuah tradisi baru yang nantinya juga akan ada dapat di kembangkan”. Pada dasarnya seluruh disiplin ilmu memandang bahwa hanya ada  perubahan ketika dalam sistim ada interkasi satu dengan yang lain.  Namun satu hal yang perlu diperhatikan bahwa hidup sama halnya dengan game bahwa ketikan kita telah hidup bertahun-tahun suatu saat nanti kita kan berpulang kepada orang yang telah menciptakan kita.
          Ada hal yang sangat unik dan fundementalis yang harus dimengerti bahwa ketika kita sampai kepada sang Kreator Ilahi ini Dia akan meminta pertanggunjawan atas semua berkat hidup telah di berikannya kepada kita dimana Dia akan meminta buah dari setiap berkat hidup yang kita lakukan. Hal ini bukanlah sebuah fiksi belaka namun ini sebuah aktual yang terjadi secara konkret dalam hidup setiap manusia. Kelahiran secara tidak sadar kita selalu dekat dengan kematian itulah hidup yang selalu memberikan kita untuk terus bekerja keras agar pada waktunya nanti dimana kita harus kembali kepada Bapa maka kita harus mempertanggunjawabakan semua yang telah diberikannya kepada kita. Lalu muncul pertanyaan apa yang harus kita lakukan agar nantinya kita dapat mempertanggung jawabkan berkat yang diberikan oleh ? jawabanya simple “ memberi dengan cinta kasih” atau dalam kata lain membagi cinta kasih kepada orang yang sedang membutuhkannya. Maka ketika kita bisa membantu mereka maka apa yang harus kita tunggu itulah waktu kita bergerak karena hal-hal seperti hanya akan ada sesekali dalam hidup kita maka Tuhan sendiri mengatakan jangan mengambil apa yang telah engkau berikan kepada orang lain artinya jangan kita memberikan dengan setengah-setengah hati karena jika kita memberikan sesuatu tidak sepenuhnya maka itu juga secara tidak langsung kita telah berbuat dosa dan hanya menambah presentasi kesulitan kita untuk menjelaskanya pada akhir hayat kita nanti.
 

Hanya orang Papua yang dapat merubah orang papua (Izzak samuel kijne)


“Hanya orang Papua yang dapat merubah orang Papua”
(Izzak Samuel Kijne)
          (G. Serpong, 07/11/12)
kondisi pendidikan di pedalaman Papua
          Sepintas bahwa kata diatas tersebut dikatakan oleh seorang pendeta yang pernah merintis dan menghabiskan masa hidup untuk papua dalam memberikan lilin terang kecil dalam hidup umat di Wasior masa itu. mulai dikenal luas ketika Pdt. Izaac Samuel Kijne mendirikan Sekolah Zending di Wondama pada 1925. Ia pindah dari Mansiman, tempat Injil masuk pertama kali di Papua pada 5 Februari 1855. Tahun 1857 Ottow dan Geissler membuka sekolah untuk mengajar anak-anak dan orang dewasa Papua tentang Injil dan etika hidup sebagai orang Kristen. Pusatnya di rumah zending dan gereja. Salah satu yang paling dikenal di Wondama adalah Batu Peradaban yang diletakkan oleh Pdt. I.S. Kijne dengan pesannya:
"Di atas batu ini, saya meletakkan peradaban orang Papua. Sekalipun orang memiliki kepandaian tinggi, akal budi dan marifat tetapi tidak dapat memimpin bangsa ini, bangsa ini akan bangkit dan memimpin dirinya sendiri” (Wasior, 25 Oktober 1925).
          Kata diatas ini memiliki makna yang hampir sama dengan kata pernah juga di ucapkan oleh Pdt. Izzak Samuel Kijne  “hanya orang papua yang dapat merubah orang papua sendiri” dalam bahasa jerman biasa diartikan “nur die Leute von Papua, die sich anderen Papuan ändern können”. Pesan teologis ini memiliki makna yang mendalam didalam kehidupan orang papua khusn<a dalam pembangunan manusia atau dalam aspek pendidikan. Dimana banyak orang non Papua (non pribumi) yang datang ke Papua dengan visi untuk membangun Papua dengan bidang mereka masing-masing namun itu tidak terjadi seperti yang tertera dalam misi tersebut. Dimana visi yang mereka lakukan rasanya seperti “latihan lain main lain” itulah fakta yang ada di Papua. Penulis sendiri juga sudah pernah merasakan bagimana menjadi seorang murid maka penulis tahu kebanyakan situasi dari teman-teman yang mengatakan kepada penulis bahwa mereka kurang mengerti mata  pelajaran A karena alasan A, namun ketika di bicarakan lebih lanjut saya melihat teman-teman juga mengatakan bahwa Guru orang papua B ini kami lebih mengerti. Ketika penulis mendengar hal itu penulis mempertanyakan Mengapa ya ? guru pribumi sepertinya miliki daya tarik tersendiri bagi mereka yang notabenenya mereka adalah siswa Papua. Sesudah penulis mengikuti perkembangan lebih lanjut maka ada beberapa hal yang sebab yang penulis temukan dari teman-teman yang tidak Interesting dengan pelajaran guru A yang pertama; perbedaan budaya dalam membuat motode belajar pun  menjadi indikator kuat yang menjadi sekat perbedaan akibatnya kurang iklim tidak bersahabat untuk memahami materi yang diajarkan pun muncul. Kalau di gali jauh kebelakang permisalan kecil saja dalam belajar mengajar membaca di tingkat SD  kelas 1-3 .Penulis di ajarkan dengan kata dan budaya jawa misalnya ada kata dalam buku ajar “budi pergi naik kereta”  coba lihat nama saja kata BUDI dalam tradisi hidup orang Papua kebanyakan orang Papua tidak ada nama BUDI juga dengan KERETA tidak ada kreta di papua apa lagi di pegunungan tengah papua inilah yang menyebabkan pemaksaan anak untuk memahami suatu materi dengan tanpa mengetahui akar materi dan sumber konkretnya.
          Pesan religius Kijne selaku Bapak Peradaban orang Papua ini memiliki makna yang begitu luas dan fundamental dalam perkembangan edukasi di Papua. Bahwa orang Papua akan tampil sebagai pemimpin di atas tanahnya sendiri itu. Selain Batu Peradaban , di Miei juga ada Batu Inspirasi. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, kalau orang naik ke atas batu dan melihat alam indah di Wondama, dari situ muncul berbagai inspirasi untuk melakukan perubahan baru.
Rev Izaak Samuel Kijne, Kepala Sekolah, yang juga menyusun teks lagu Hai Tanahku Papua yang kini di pakai sebagai lagu kebangsaan Negara Papua Barat (guti).
 

Hari pangan dunia

HARI PANGAN DUNIA (Thema : “Kita Harus Memberi Makan”) 
Etyhiopia

 sumber daya alam indonesia. Indonesia Melimpah dengan SDA juga Gizi buruk. hari pangan Sedunia yang dirayakan pada tanggal 16/10/2011 ini adalah sebuah momentum hidup yang harus di renungkan oleh banyak orang didunia sebagai sebuah misi hidup bagi banyak orang di sampinnya. Pastor Yohanes OSJ dari Gereja Khatolik St. Helena Tanggerang, lippo Karawaci mengatakan bahwa sebuah kasih yang baik adalah bagaimana kita memberikan dan membagi kebahagiaan hidup kita dengan orang lain yang sedang membutuhkan hidup yang bahagia berarti bahwa kita telah melaksanakan cinta kasih yang sejati kepada sesama kita di dunia. Yohanes juga menuturkan bahwa kita harus hidup berbagi kepada orang lain sebagai sesama manusia yang mana dengan selalu mengatasnamakan tuhan yesus sumber dari semua yang kita punya. Sebagai manusia yang tidak sempurna seringkali kita jatuh kedalam dosa yang tidak kita sangka dan tidak disadari  yaitu ketika kita mengalami suatu masalah dimana kita mencari orang lain seorang penolong untuk masalah kita. Banyak orang di dunia membuat pendekatan dengan orang-orang yang berpengaruh di dunia sebagai seorang yang dapat memberikan problem solve untuk masalah yang mereka geluti saat itu. Satu perumpamaan yang sempat di amabil oleh pastor yohanes adalah ketika seorang mulai melakukan pendekatan factual dengan motivasi untuk mendapat sesuatu yang dia ingin baik itu kebutuhan material maupun kebutuhan lain. Indonesia sebagai sebuah Negara yang dikatakan dengan paru-paru dunia dengan pengasilan hutan dan bidang agraris lain (pertaniai, perkebunana) yang sangat tinggi mengakibatkan belanja Negara naik. Masyarakat dunia mengatakan indoensia sebagai sebuah Negara yang kaya akan hasil sumber daya alam paling besar di dunia namun bagi masyrakat Indonesia bangsa ini adalah sebuah Negara yang memiliki tingkat kemiskinan dan penganguran yang tinggi namun juga tinggi akan angka gizi buruk yang amat tinggi. Saya bangga menjadi bangsa indoenesia yang memiliki kekayaan alam yang begitu melimpah namun itu tidak menjamin kebutuhan pangan masyarakat hal itu disebabkan karena satu dan lain hal yang diantaranya disebabkan karena pemerintah Indonesia mengambil kebijakan untuk mendapat devisa dan pendapatan Negara yang tinggi tanpa memikirkan pendapatan masyarakat yang tinggi.memang itu hal yang sangatlah sulit namun hal untuk mendapat kebahagiaan bersama adalah sebuah tanggungjawab kita bersama. Banyak sekali masyarakat Indonesia merasa tertipu oleh sisitem ekonomi liberal yang banyak diterapkan diindonesia akibat dari minimnnya pengawasan yang dapat memberikan perlindungan kepada pihak terkalit yang sebenarnya harus ada pengawasan khusus agar perputaran uang dapat berjalan dengan baik juga merata kepada masyarakat luas. Banyak sudah para martil yang berbicara mengenai cinta kasih kepada sesama sebagai akibat dari kematian kristus sebagai penyelamat dunia yang abadi. Kristus bagi umat Kristen adalah sebuah tanda kemenangan akan dosa manusia yang di tebusnya dengan darahnya yang kudus. Symbol itu para zaman modern ini gereja modern sudah dan sedang berupaya agar masyarakat tidak melupakan tradisi-tradisi gereja dan kiat-kiat gereja khatolik untuk berbuat baik kepada sesame dan menegakan keadilan dan kebenaran kepada sesame,sebagai upaya untuk menurunkan tingkat kemiskinana dan juga menurukan beban hidup sodara-sodara kita yang saat ini sedang berada di dalam kondisi ekonomi yang sangat terpuruk. Hal itu diselengarakan oleh umat Kristen sebagai sebauh momentu untuk mengucap syukur kepada tuhan yesus kristus yang telah menyelamatkan kita manusia dan menghaspus dosa kita dengan daranya yang kudus.perngorbanan iman kudus yesus adalah sebuah momentum suci bagi umat Kristen untuk bankit dan melihat sekitarnya agar dapat sadar secara individual dalam arti menyadari akan kesalahan, kesalahan yang dilakukannya selama ini dan dapat sadar secara iman dimana manusia mengetahu statusnya sebagai seorang manusia yang patut dan selalu mengucap syukur atas kelimpahan hidup yang diberikan tuhan tehadap hidupnya. Hidup akan terasa nyaman dan damai ketika seoran itu mengambil keputusan untuk dapat membantu orang lain dari dengan melihat pengalaman hidup yang sangat mengerikan dimana pengalaman hidup itu dijadikan sebuah momentum hidup untuk dapat hidup secara teratur dan mengambil keputusan sesuai dengan apa yang terlah dialaminya. Kehidupan manusia banyak orang dapat mengartikan dengan berbagai jenis makna juga defines sesuai dengan apa yang mereka rasakan dan kondisi hidup yang sedang mereka alami. Kebanyakan orang mendefinisikan hidup sebagai sebuah angrah muliha yang diberikan tuhan kepada manusia untuk dapat di lestarikan dimana tuhan yesus sendiri mengambil perumpamaan hidup manusia seperti pohon anggur yang bertumbuh di sebuah tempat yang di tempatkan tuhan sesuai dengan kehendaknya. Pastor Yusuf Pr mengambil sebuah bacaan yang terdapat dari perejanjian baru yaitu matius 12 : yang berbunyi “………….”. tutur partor yusuf “ berbagai adalah sebuah hal yang sangat mulia yang dimiliki oleh manusia sebagai makluk social sekali sebagai sebuah makluk yang adalah sebuah karya agung Allah Tuhan kita yesus Kristus”.di lanjutkan yusuf “ yesus sebagai pencipta kita yang mulia itu bisa berbagi kepada kita maka sebagai manusia memiliki kesamaan citra dengan dia seharusya dan kita juga harus bisa berbagi dengan sesame kita yang sedang membutuhkan bantuan, baik itu dalam hal moril dan bantuan lain “. dalam hari raya pangan dunia ini dengan thema “kita harus memberi makan”. Thema ini di angkat dari gejolak hidup yang kian hari makin memanas denga gaya dan tren-tren baru yang tidak dapat dipungkiri bahwa manusia di masuki oleh budaya-budaya baru yang kita tidak dapat mengira bahwa itu sebenarnya perusak hidup sekali penghancur hidup manusia. Dengan momentum ini gereja berupaya untuk dapat memberikan suatu deskripsi tentang kehidupan dunia yang tidak dapat kita pandang dengan sebelah mata karena dunia ini tutu yohanes OSJ mulai buta tanpa memperhatikan kehidupan orang lain di sekitarnya. (guti)
 

BBM Mahal Keusukupan Asmat Habis 800 Jt/tahun


Keuskupan Asmat Menghabiskan dana 800 juta/tahun karena biaya BBM yang mahal
Katedral Asmat
(Minggu 04/11/2012)Keuskupan Agats terletak di sebelah timur pulau Papua yang memiliki garis pantai berbatasan dengan Laut Arafuru. Keusukupan ini dipimpin oleh  Uskup Aloysius Murwito, OFM, yang lahir pada 20 Desember, 1950 di Sleman, Yogyakarta Daerah Istimewa Yogjakarta, di Pulau Jawa, 405 kilometer sebelah timur Jakarta, Ia ditahbiskan menjadi imam Fransiskan pada tanggal 7 Juli 1982, dan  dia ditunjuk Uskup Agats pada April 30, 2002. Kemudian ditahbiskan sebagai Uskup  menyusul pada 15 September tahun itu. Keuskupan terletak di provinsi Papua bagian selatan, Indonesia timur. Motto episkopal Uskup Murwito adalah Di Deo speravi, timebo non (saya didalam Tuhan, saya tidak akan takut).
               Keuskupan Asmat  terhitung Pada tanggal 31 Desember 2004, memiliki umat Katolik berjumlah 47.338 di wilayah keuskupan, 60.19 persen dari total populasi 78.650. Pada waktu itu keuskupan memiliki 12 paroki dan 82 stasi Paroki. Pada tahun 2004 keuskupan mencatat 1.422 pembaptisan Katolik. Protestan merupkan  komunitas agama terbesar kedua di Asmat dengan jumlah umat 25.850, atau 32.87 persen.Orang-orang di KeuskupanDibaptis Katolik: 47.338, atau 60,19%Kristen lainnya: 25.850, atau 32.87Muslim dan penganut agama lain: 6.94%
B.  Keuskupan dan Imam Agama
     Imam       : 6 (4 Indonesia, 2 orang asing)
     Imam       : 13 (12 orang Indonesia, 1 asing)
C.  Bruder, suster
     Bruder           : 13
     Susters          : 12
D. katekis
    Katekis: 209 (29 gaji, 180 relawan)
E. Rumah Formasi
     Rumah Bina
     Alamat: Jl. Jendral Achmad Yani No 8, Agats, Asmat District, Papua, Indonesia
F. Ecclesiastical Unit
  Paroki: 12
  Misi stasiun: 87
                Selain itu pengunaan finasial dikeuskupan ini dalam setahun bisa mencapai 800jt rupaih ini akibat dari pada subsidi BBM yang tidak ada di tempat ini, juga dengan biaya untuk melakukan pembagunan pada gedung-gedung yang rusak akibat fenomena alam dan termakan waktu /usia. Namun dengan kondisi seperti ini keusukupan ini mampu bertahan untuk dapat memewarkan kabar keselamatan dari sang juru selamat.Oleh seorang pastor penasehat keuskupan asmat yakni Father Emanuel Bambang Adhi Prakosa, OSC “ saya di keuskupana Asmat bekerja sebagai pelayan umat dan sekaligus sebagai promotor pencari dana untuk keuskupan dan sekarang saya mempunya program untuk peremajan speed boat kami yang sudah dimakan usia, kami mempunyai 22 speed boat untuk menjangkau 12 paroki kami di asmat. namun ditambah dengan biaya BMM yang  dalam pemakaian kebutuhan di keusukupan maka akan memakan biaya besar kira-kira 800 jt” ujarnya . itulah fakta yang terjadi dipapua sekarang, maka sebagai umat manusia dan warga kerajaan Allah patutlah kita mendukung agar semangat para Missionaris di daerah ini selalu berkobar dan menjadi Allah kecil didalm dunia ini. Dukungan kita bisa saja dalam berbagai hal dan bentuk  moril, maupun prasaran untuk keberlangsungan Missi rohani disana. Hukum utama orang kristiani adalah KASIH marilah kita gunakan hukum ini agar keselarasan hidup dapat terasa dimana-mana di seluruh dunia lebih khusus di keuskupan  yang jauh ini. Hanya kita yang dapat merubah kondisi ini tidak ada orang lain dapat merubah ini kalau tidak dari kita yang sadar akan hal ini (guti).
 
 
Support : SAVE THE ENVIROMENT OF WEST PAPUA | INFO PAPUA | KNPB NEWS
Copyright © 2011. PAPUA TO OUR WORLD - All Rights Reserved
Template Created by Mr.YOGIX FWP Published by AGUSTINUS GIYAI
Proudly powered by Blogger