Latest Post

Loop Kepo Jayapura at SMAN 3 Kota Jayapura

 

Masyarakat Papua

Suara-suara di Papua
Negara
PAPUA (INDONESIA)
Populasi
2.2 Juta didalam 312 bahasa
Masyarakat Papua  
Laki-laki dari suku korowai dan anaknya
           

Papua barat merupakan setengah dari Pulau Neuguniea dan termasuk kedalam Indonesia. Diatas Tanah ini dikuasai oleh  budaya yang besar dan luar biasa juga berbagai macam bahasa. Disini hidup 0.02 %  penduduk bumi dan 15% bahasa di Dunia yang di bicarakan.

Bagaimana mereka hidup ?
Papua barat adalah tanah bagi 312 orang dari berbagai suku termasuk juga masyarakt dihutan yang yang tidak mendapat ruang kontak dengan dunia luar.
Daerah gunung di dalam Papua barat adalah tempat bagi penduduk yang mendiami daerah gunung  dan mereka  juga berternak babi dan menanam petatas. Masayarakat yang hidup di derah lembah di rawa-rawa  dan mengalami gangguan penyakit  Malaria di daerah pantai. Mereka berburu  apa saja yang ada di hutan dan juga sebagai pengumpul .
ibu-ibu dan anak-anak dari suku Kombai membawa kayu api dan makanan  dan
pulang ke rumah setelah mereka mengumpulkanya dari hutan-hutan


Text Box: Ibu-ibu dan anak-anak dari suku Kombai kembali dengan Kayu bakar dan makan
ke rumah yang mereka kumpulkan dari hutan-hutan


Masalah-masalah apa yang apa yang mereka hadapi ?
Semua masyakarat Papua  barat mengalami  penderitaan yang sangat pahit di bawah kedudukan Indonesia sejak tahun 1963 yang sedang berlangsung.
Tentara Indonesia dikenal karena pelanggaran Ham pada penduduk di Papua barat dan menampilkan sebagian besar sikap rasis mereka yang mereka pandang orang papua sebagai mana tidak lebih dari binatang.
Kekayaan alam di Papua barat dengan keuntungan besar untuk Indonesia  dan Perusahan Perusahan asil yang mempunyai modal untuk itu. Meskipun itu adalah anaugarah bagi masyarakat dari Papua barat.
ketika perusahan-perusahan berskala internasional ke West Papua mereka mengantar militer Indonesia masuk untuk melindungi project Penting mereka. Dengan Militer banyak membawa kasus HAM seperti pembunuhan dan penangkapan sewenang-wenang, kekerasan-kekerasan dan penyiksaan ke daerah-daerah.

 
Orang papua di intimidasi oleh tentara indonesia



Setiap orang Papua yang melawan pemerintah Indonesia, militer atau project penting  kemungkinan besar sekali teracam HAM.

Bagaimana sulvial membantu ?
Survival menampilka keadialan untuk masyarakat Papua barat kedalam hidup kedamaian di atas tanah mereka . Survival menyikapi HAM dan melawam itu dan melauncing kampanye untuk keadilan dari orang Papua di atas tanah asal mereka.
Kami melindungi perlawanan orang papua yang menentang Projekt yang menyambungkan mereka dan tanah mereka oleh kerusakan. Jadi misalnya pada instansi pengeditan paper yang berencana dibangun di perusahan Scott Papier diatas tanah Auyu. Rencana ini diberhentikan oleh protes internasional.
Survival meminta pemerintah Indonesia untuk masuk didalam sebuah dialog dengan Masyarakar dari papua barat . Agar mereka dapat menentukan cara hidup mereka dan masa depan mereka

Apa yang saya lakukan ?
Ada kemunkinan untuk membantu. Mereka biasa menulis sebuah surat untuk orang Papua atau untuk kerja kami dengan dukungan sumbangan uang. (Grenville Charles)

Source (stammen): http://www.survivalinternational.de/indigene/papua
 

Acara Penamatan siswa asing dari Studienkolleg Zittau-Jerman untuk SS (semester genap) 2014

ACARA PENYERAHAN SERTIFIKAT KELULUSAN KEPADA PARA TAMATAN STUDIENKOLLEG ZITTAU DI ZITTAU
Para penari Pangkur Sagu
            Zittau(11/07/14) Hampir setiap Wintersemester dan Sommersemester acara penyerahan Sertifikat kepada lulusan Studienkolleg Zittau dilaksanakan. Studienkolleg sendiri adalah sebuah lembaga formal yang bergerak dibidang pendidikan yang bertujuan untuk memberikan bimbingan belajar dan sekaligus penyetaran pendidikan dengan system pendidikan luar negeri jerman kepada semua mahasiswa asing yang telah menyelesaikan sekolah menegah atas di Negara asalnya dan berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan di jerman.  Di studienkolleg pembelajaran yang akan diberikan hampir sama dengan pembelajaran di tinggal prakuliah di Indonesia.
Para tamatan Studienkolleg yang akan melanjtukan Studienya
pada Wintersemester 2014/2015.
            Pada penyerahan sertifikat kali ini sangat berbeda dengan penamatan-penamatan sebelumnya. Itu dikarenakan keikutsertaan tarian Pangkur sagu dari Papua yang dibawakan oleh mahasiswa Papua yang sedang menempuh pendidikan di Zittau Jerman. Dan kepala Studinenkolleg sendiri yang juga sebagai pembawa pada acara penamatan mengatakan bahwa tarian Pangkur sagu merupakan sebuah tarian Budaya yang hanya dapat ditemukan di wilayah timur indonesia yaitu di Pulau Papua. Ditambahkannya bahwa, tarian yang dibawakan oleh mahasiswa papua ini merupakan  puncak dari acara ini.
            Acara ini merupakan sebuah acara yang spesial untuk semua peserta ditamatkan pada hari itu juga kepada semua wali orang tua dan undangan lain yang turut hadir dalam acara itu. Oleh karena itu kepala Studienkolleg dan juga Rektor Hochschule Zittau/Goerlitz yang turut hadir dalam acara menginginkan bahwa para penari juga dapat mengambil bagian dalam acara-acara dari Hochschule pada waktu yang akan datang.

            Para penari yang terdiri dari 4 pasang penari ini di berikan kesempatan oleh pembawa acara sekitar 6 menit untuk menari di panggung dan ketika para penari itu mulai masuki  panggung acara, para hadirin dan peserta menyambutnya dengan standingapplouse dan respon dari peserta itu terus berlangsung hingga para penari meninggalkan panggung. Sebagai putra Papua merasakan dan melihat sendiri hauforia pada waktu itu dan disisi lain sangat bangga karena dapat melihat tarian itu di tarikan oleh anak-anak putra-putri Papua sendiri dengan sangat apik dan elegan. Hingga  beberapa kollega saya sendiri takjub dan satu diantara mereka ada yang mengatakan kepada saya begini „ das ist dein Kultur (itu budaya kamu) „ lalu saya spontan membalasnya „ja“ (ya) sambil tersenyum melihat wajahnya yang heran melihat gerakan dan hiasan para penari itu. Dia juga mengatakan „ Ich will eines Tages nach papua fliegen, um dies Tanzen richtig von der Naehe anzuschauen“ (saya ingin suatu hari ke papau untuk melihat dari dekat tari ini). Tarian dan sambutan hangat kollega saya ini menjadi motivasi buat saya sebagai tunas muda Papua untuk tetap menjaga dan mengembangkan tarian ini dalam perkembangan zaman yang begitu cepat agar dia tetap kokoh dan tetap dapat di nikmati oleh generasi-kegenerasi berikut kelak nanti. (Guti)   


 

Natal Papua di Jerman 2013

Natal Papua di Jerman

(Zittau,26/12/13) Datanglah ya Raja damai itulah Thema besar yang di ambil pada perayaan natal bersama para mahasiswa/i di Jerman yang di selengarakan di Kothen (Sachsen Anhalt). Natal yang diadakan oleh para mahasiswa/ Papua di  jerman ini merupakan sebuah wadah untuk mempererat ikatan persaudaraan dan keakraban Antar satu sama lain. Dalam acara natal ini juga Kotbah yang di  Bawakan langsung oleh
Suasana natal pada perayaan natal Papua di
Kothen (Jerman)
Pdt. Otniel Maniri langsung dari papua yang menggaris bawahi dalam kotbahnya bahwa Setiap mahasiswa di jerman harus menjadi saksi-saksi damai di manapun mereka berada dan menjadi lilin yang menjadi cahaya bagi setiap orang yang membutuhkan terang. Dilanjutkan juga oleh pendeta Otniel bahwa setiap mahasiswa/I yang ada di jerman ini agar tetap menjaga semangat  juang juga kepecayaan masyakat papua yang menjadi tanggung jawab besar yang diembani dan disampaikannya pula untuk banyak-banyak mencuri ilmu agar kelak nanti ketika kembali ke papua dapat membangun Papua sesuai dengan Profesionalitas bidangnya masing-masing yang di milikinya. Selain itu kebahagiaan juga mewarnai natal itu karena tamu yang datang bukan hanya dari sekitar Negara bagian Sachsenanhalt melainkan dari berbagai Negara bagian di Jerman baik dari Utara, barat, selatan dan timur. Tidak hanya itu kedatangan tamu dalam acara itu juga datang dari belanda dan amerika. Pada kesempatan yang baik itu ketua Panitia Fredy kenelak mengatakan bahwa acara ini berlangsung atas kerja keras semua pihak dan tentunya dengan perjuangan keras para panitia. walaupun mengalami tantangan dalam hal Finansial tetapi juga mengalami perang antar roh (iblis). Ditambahnya juga bahwa dalam natal ini Panitia mengeluarkan dana dengan jumlah 1467 Euro yang berasal dari sumbangan sukarela dan dari khas Partiecrew (kumpulan mahasiswa/I di Koethen yang pada hari-hari tertentu berkumpul dan berdoa). Dalam acara yang berlangsung meriah itu yang diisi dengan berbagai jenis games dan lagu-lagu penyembahan yang meriah dan juga pada penghujung acara diadakan pemilihan ketua PMP (persatuan mahasiswa Papua) untuk yang pertama kalinya. Dikatakan ketua Panitia pemilihan PMP Fani B. Akwan bahwa, PMP memiliki visi dan misi yang jelas pada dasarnya organisasi ini bertujuan untuk menghimpun semua mahasiswa yang baru datang ke jerman dari Papua juga sebagai wadah untuk mempersatukan semua mahasiswa yang berasal dari Papua di jerman baik itu mahasiswa papua asli maupun non Papua yang berasal dari papua. Selain itu ditambahkannya pula bahwa organisasi ini akan bergerak dibawah pengawasan KBRI Jerman juga akan berada di sayap kanan organisasi utama yaitu PPI jerman. Dalam acara pemilihan itu, sebelumya telah di tetap 5 bakal calon namun dalam keputusan akhir panitia yang di sampaikan oleh Panitia pemilihan bahwa, hanya 4 bakal calon yang layak untuk untuk menjadi calon dan akan di naik menjadi calon ketua PMP. 4  calon itu Antara lain ialah Alfredo Nyai, Gideon Meosido, Ryan Mehuse dan Fredi kenelak. Dalam schnellrechnung yang dilakukan oleh panitia Pemilihan PMP bahwa Fredy kenelak menang telak dengan memperoleh jumlah suara 31 suara dari jumlah 69 suara yang memilih. Dalam kesempatan itu juga Fredi kenelak yang juga sekaligus ketua Panitia dan juga ketua PMP terpilih mengucapkan banyak terimakasih kepada semua mahasiswa/i yang sudah sekiranya berpartisipasi dalam dalam acara natal dan semua yang telah memilihnya untuk menjadi ketua PMP untuk priode 2 tahun ke depan. Fredi kenelak juga berjanji akan membangun organisasi PMP menjadi sebuah wadah pemersatu dan menjadikan semua mahasiswa Papua ikut terlibat dalam setiap kegiatan organisasi yang akan di buat dalam masa kepemimpinannya. (guti)    
 

West Papua FC, Klub Bola mahasiswa Papua di Jerman

Kemenangan West Papua FC di Liga PPI Jerman
(Koethen 10/07/2013) Liga PPI Jerman merupakan sebuah kompetisi bola kaki antar klub yang di adakan oleh Ikatan Mahasiswa Indonesia di Jerman. Liga ini bertujuan untuk menjalin kebersamaan dan persaudaraan antar mahasiswa/I di Jerman. Hampir setiap tahun Liga ini diselenggarakan.  oleh karena ini hingga kini telah ada 6 klub sepakbola di Jerman yang didalamnya berisikan mahasiswa-mahasiswa Indonesia. Setiap klub berasal dari beberapa Negara bagian, dimana dinegara bagian tersebut di domisili oleh mahasiswa-mahasiswa Indonesia. Beberapa negara bagian itu antara lain Sachsen , Sachsen-Anhalt, Berlin, Frankfurt,Koeln, dan beberapa Negara bagian lainya. Di Berlin sendiri kira kira ada 3 klub sepakbola asal indoensia yang bermarkas disana. Klub sepakbola itu antara lain MGM, IM, Nusantara.  Sedangkan di daerah Sachsen dimarkasi oleh JVN. Sedang West West Papua bermarkas di Kothen (Sachsen-Anhalt) .
Pada Tahun 2013 ini Liga PPI di menangkan oleh West Papua yang mana club ini berasal dari Indonesia bagian timur. Tentunya klub ini didominasi oleh  mahasiswa Papua yang ada di seluruh Jerman. West Papua dibentuk di Koethen pada tahun 2011 yang lalu. Sejak West Papua turun lapangan hijau klub ini selalu berakhir dengan memposisikan diri pada papan Tengan liga. Namun pada tahun 2013 ini dewi fortuna berpihak kepada West Papua, akibat kerja keras dan permainan yang apik dan taktik cemilang yang di mainkan di tengah lapangan hingga akhirnya West Papua layak untuk berada di podium utama dan berhak untuk menerima tropi pada 17 Agustus nanti.

Sejak awal musim West Papua mengalami pengalaman yang pahit, di karenakan kekalahan yang diterima dari lawanya MGM dengan skor akhir 2-3 . Namun perjuangan tidak berakhir hingga sampai disitu, semangat dan mental juara yang dimiliki oleh mahasiswa-mahasiswa asal Papua begitu berapi-api. Maka pada pertandingan kedua mereka, mereka  melawan kinematic  yang berakhir dengan skor 0-7 atas kemenangan West Papua. Perjalan untuk menuju kepada podium utama pun trus berlanjut hingga pada pertandingan ketiga dimana Westpapua vs IM dengan ini mereka mampu bertahan imbang 2-2 hingga pada akhir pertandingan. Sejak itu mereka berada di posisi ke 4 sedangkan menjadi juru kunci kelasmen adalah MGM. Semangat juang para kesatria muda asal papua ini selalu berkobar hingga pada pada pertandingan ke 4 West Papua vs JVN pada pertandingan ini WP berhasil menumpas Jagoan Sachsen ini dengan skor telak 5-0. Pada pertandingan ke-5 yang merupakan pertandingan semifinal yang mana mereka harus melawan sebuah Kulub asal Berlin yang alhasilnya Nusantara harus tunduk dari WP untuk yang  kali ke-2 sesudah sebelumnya Nusantara sempat menelan kekalahan pada sesi Pra Liga. Hingga akhirnya pada babak Final akhirnya dengan kekuatan penuh yang diturunkan oleh WP akhirnya mereka biasa mengalahkan klub asal Berlin yang pada awal musin sempat menjadi sekor macan Tutul dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini disambut meriah oleh seluruh pendukung WP yang pada kesempatan itu juga langsung menyaksikan jalannya pertandingan Final antar WP vs MGM.dan dengan hasil ini the Campion pada tahun 2013 pada Liga PPI jerman adalah Westpapua. By guti
 
 
Support : SAVE THE ENVIROMENT OF WEST PAPUA | INFO PAPUA | KNPB NEWS
Copyright © 2011. PAPUA TO OUR WORLD - All Rights Reserved
Template Created by Mr.YOGIX FWP Published by AGUSTINUS GIYAI
Proudly powered by Blogger