Latest Post

Identifikasi Aliran Laminar, Transisi dan Turbulent dalam pipa Glas horizontal

Experiment menurut Osborne Reynold

Raynold Eksperiment

Experiment ini Berhubungan erat dengan Aliran yang mengalir dalam sebuah Pipa yang memiliki luas aliran tertentu dan konstant. Dalam Experimentnya Osborne Reynold (1883) mengamati karakteristikum dari aliran yang mengalir horzontal melalui Pipa gelas. Dalam Pipa gelas tersebuk mengalir cairan pewarna tertentu ( biasanya Kaliumpermanganat KMnO4) yang berwarna violet. KMnO4 ini akan sangat larut dengan air maka sangat baik untuk dipakai dalam Experiment dari Reynold ini.[2]

Prinsip kerja

Prinsip kerja dari Experiment ini adalah sebagai berikut.

  • Mengisi Tabung dengan Air hingga penuh
  • membuka ventil antara pewarna dan Tabung air. Agar pewarna dapat mengalir keluar menuju ke Pipa gelas yang terletak horizontal dalam tabung berisi air melalu jarum dengan Diameter sekecil mungkin.
  • Membuka Ventil antara tabung dan Tabung penampung air terakhir dibawah meja Experiment
  • Ventil yang dibuka harus di putar perlahan-lahan dan kontinu agar perubahan bentuk dari benang warna yang mengalir dalam pipa gelas tadi dapat terlihat jelas.

Hasil dari Pengamatan Osborne Reynolds

Dalam pengamatan dia menyimpulkan bahwa Zat KMnO4 yang mengalir dalam tabung gelas sangat bergantung pada Kecepatan dari aliran air dan zat pewarna yang akan berbentuk garis ketika mengalir, diameter dari pipa gelas dan viskositas dari pewarna begitu juga air dalam tabung itu. Perubahan Viskositas Pewarna dan Air bergantung dari Temperatur dan Kepadatan air. Maka dalam pengamatan itu juga dia menyimpulkan bahwa terdapat tiga zona Aliran dalam perubahan dari KMnO4 yaitu aliran laminar, transisi dan tubulen.[1]

Manfaaf dari Experiment Reynold

Dalam Dunia Teknik Formel yang ditemukan Reynold berperan penting dalam membuat modelin sebuah mesin turbin pada pemabngkit listrik batu bara atau sayap pesawat. Juga dalam dunia Energi, pengembangan teknologi mesin energi terbarukan, dalam hal ini Turbin. Dimensi dan Model yang ciptakan harus selalu dibandingkan dengan Re (Bilangan Reynold) melalui teori kesamaan. Ini dikarenakan Turbin sendiri dipasang untuk sebuah kebutuan expansi Energie dari Aliran udara dan air.

Dalam Penelitian di Hochschule Zittau/Görlitz dapat dilihat dalam Video dibawa bahwa, Perubahan dari bilangan Reynold pada ketinggian air tertentu berubah sejalan dengan perubahan waktu. Dalam Video menujukan bahwa semakin kecil tinggi air dalam Tabung penampung itu maka semakin besar nilai bilangan Reynold.

Sumber :

  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Mekanika_fluida (26/05/2017)
  2. https://en.wikipedia.org/wiki/Osborne_Reynolds (26/05/2017)

Penulis adalah Mahsiswa Teknik disalah satu Universitas di Jerman

 

Gashydrate

 

Paroki St Maria Kothen dan OMK-Nya

Temu Gemeinde In der Pfarei in kothen

Antara Kehangatan dan Kesadaran
             (kothen 12/03/13) Tanpa disadari ternyata perkembangan zaman sudah menjadi sebuah bumeran bagi orang muda khatolik. St.Maria Kothen misalnya, disini dapat di temukan banyak sekali umat Katolik muda (orang muda katolik) namun kebanyakan tidak ingin pergi ke gereja. Kebanyakan dari mereka terbawa oleh arus zaman hingga lupa dimana jati diri mereka dan kepada siapa mereka harus patut berterimakasih atas segala berkat yang diberikan kepada mereka. Pada suatu minggu saya pergi beribadah dan bertemu dengan seorang pastor tamu yang kebetulan datang ke kothen untuk menjalakan misi. Tentunya adalah misi penyelamatan yaitu mengabarkan Injil. Lalu karena sakin penasaranya saya dengan kondisi umat umat muda di Paroki ini saya pergi mendekat dan bertanya kepada pastor itu saya “perkenalkan nama saya Agustinus giyai saya dari Papua dan sedang kuliah disini dan juga saya umat baru disini” lalu pastor berbalik kepada saya dan memperkenal dirinya pula Pastor” oh ya saya Pasto Frans dari Leipzig saya sangat senang senang sekali bisa berbicang dengan anda karena nama Papua saya hanya Pernah dengar dan menjadi sebuah materi yang kami bahas semenjak kami menerima ilmu di bangku kuliah” . saya “ ya saya pikir pastor sudah tahu semua tentang Papua dan kondisi Umat disana karena dahulu banyak misionaris Jerman yang menjadi pengabar injil disana”. Pastor “ mungkin tidak terlalu banyak namun cukup untuk saya mengerti bagi pengetahuan saya untuk Papua namun saya harus paham bahwa iklim umat untuk berpastisipasi didalam kegiatan gereja dan disini amat berbeda “. Saya “ ja itu sangat benar pastor” lalu dengan berbincang seperti akhirnya saya berrtanya kepada pastor  saya “ pastor di Kothen sini saya sering sekali mengikuti misa di Kapel St.Anna dan di Paroki St. Maria ini namun  yang menjadi pertanyaan besar buat saya sekarang adalah kenapa ya orang muda khatolik tidak terlalu banyak mengambil bagian di Gereja padahal sebetulnya gereja itukan bagian dari kehidupan yang amat terpenting ?” dengan spontan pastor itu menjawab pertannyaan saya “ kami mengalami kesulitan untuk pengabaran injil di kothen dan di Negara bagian Sachsen-Anhalt karena hanya 15 persen dari  dari penduduknya yang menganut agama khatolik dan 30 persennya adalah Kristen Protestan sedangkan yang lainnya adalah bagian dari Pengaruh Anti Kris karena di Lepzig saja tempat dimana saya melayani kira-kira ada 99 persen pengaruh anti kris disana. Oleh karena itu kesulitan yang dialami untuk pekabaran injil di daerah ini sangatlah sulit seumpama sebuah batu dengan berat 1 juta ton lalu yang dorong hanya 2 atau 4 orang saja. Nah ini merupakan sebuah hal yang amat mustahil.
          Sebagai generasi muda-mudi gereja Katolik secara universal Tuhan mengajak kita untuk selalu menjadi terang dan garam dalam perwujudan kita sebagai manusia. Karena pada kodratnya kita adalah citra Allah yang muliah dan sejati. Tuhan tidak hanya memberikan Tanggungjawab pelayanan kepada Para pastor dan Pendeta melainkan pada seluruh umat manusia untuk menjadi berkat untuk orang di semping kita. Hal yang terpenting dalam kehipan yang perlu untuk di ilhami adalah kesadaran akan diri kita karena ketika kita menyadari akan segala sesuatu ada dalam diri kita maka secara tidak langsung kita sudah dan sedang menuju kepada kesempurnaan. Namun kita harus bahwa untuk menjadi sadar bahwa kita adalah milik Tuhan dan segala sesesuatunya itu adalah miliknya. itu hanya dapat kita temukan didalam Dia yang adalah Tuhan dan Sumber dari pada Kehidupan. Kadang banyak dari kita akan mengalami penyembuhan batin ketika kita sedang berada dalam sebuah kesulitan dan suasana yang luar biasa sulit untuk menemukan jalan keluar. Nah ketika itulah banyak dari kita mendapat pertolongan dan kemurahan Tuhan. Kemurahan dan Pertolongan inilah yang saya biasa katakan sebagai buah batu loncatan untuk menjadi sempurna dan menjadi seorang sadar akan hidup. (by Guti)

 

Perspektif umum Perkuliahan di Jerman

Pandangan  umum mengenai kuliah die Jerman untuk Mahasiswa Asing

Tulisan ini akan lebih banyak membahas mengenai proses perkuliahan di Jerman

        I.          Memulai kuliah di Sekolah tinggi(Hochschule)

1.    Kontak pertama

Kuliah di Jerman
Pada semua Universitas atau sekolah tinggi (FH/HS) di Jerman ada Akademische Auslandsämter (AAA) atau International Offices (IO). Mereka membantu Mahasiswa Asing yang tertarik untuk kuliah di Jerman dari luar dan mereka juga bersedia menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan Studi di Jerman.
AAA memberikan saran dan bimbingan kepada mahasiswa internasional mengenai Thema berikut.


·        Penawaran Program Studi dan aturan Program studi di Jerman secara umum
·        Aturan masuk Uni atau Sekolah Tinggi
·        Pengetahuan bahasa pengantar dalam kuliah
·        Batas waktu dan jadwal penting dalam perkuliahan
·        Persiapan kuliah dan proses awal kuliah
·        Biaya kuliah dan pendanaan dalam kuliah

2.    Mendapat bantuan

Untuk mendapat pengarahan mengenai rangkuman dari  jadwal kuliah, penawaran extrakulikuler seperti olahraga dan lain. Beberapa elemen dalam Kampus dibawan ini siap memberikan bantuan:
·        Departement akademik yang berhubungan dengan luar Negeri (Akademisches Auslandsamt)
·        Kantor pengurusan tempat tinggal mahasiswa (Studentenwerk)
·        Pusat bimbingan perkuliahan (Zentrale Studienberatung) dll.

      II.          Hal-hal penting yag harus diketahui dan dilakukan sebelum memulai kuliah

1.    Mengurus  Asuransi kesehatan

Untuk kuliah di jerman setiap Mahasiswa membutuhkan Asuransi kesehatan sebagai syarat untuk mendaftarkan diri ke setiap Universitas. Pada umunya ada 2 jenis Asuransi kesehatan yaitu privat dan umum. Perbedaanya kedua Asuransi kesehatan ada pada priode atau waktu pengunaanya. Ketika mendaftar ke Uni kebanyakan mahasiswa mengunakan Asuransi kesehatan yang bersifat umum. Sedangkan yang Privat digunakan oleh mereka yang akan masuk ke kursus bahasa atau yang akan memulai belajar di Studienkolleg.
Ilustrasi dari ( http://www.bildungsxperten.net)
2.    Pendaftaran di Uni

Beberapa persyaratan yang harus disiapkan untuk mendaftar ke Uni atau sekolah tinggi.
·        Passport
·        Passfoto
·        Formulir Immatrikulationsantrag (didapat dari Uni terkait) 
·        Ijazah terakhir  yang sudah ditranslate dan dilegalisir
·        Surat tanda terima dari Universitas
·        Sertifikat bahasa sesuai tingkat yang diminta
·        Asuransi kesehatan
·        Bukti pembayaran biaya semester

3.   Pendaftaran di Kelurahan (Anmeldeamt)

Setiap Mahasiswa internasional yang datang ke Jerman harus mendaftar diri ke kantor kelurahan terdekat (Anmeldeamt). Untuk mendaftarkan diri, 2 surat dibawah ini penting untuk dibawa.
·        Tanda pengenal diri atau Passport, juga biasanya dengan Visa
·        Tanda kontrak rumah atau surat resrmi dari yang punya rumah, yang memastikan Anda mempunyai tempat tinggal.

4.   Ijin tinggal di Jerman (Visa/Visum)

Untuk mengurus Visa beberapa Dokumen ini penting :
·        Passport
·        Pasfoto berukuran biometris
·        Surat konfirmasi dari Universitas sesudah mendaftar
·        Surat tanda terdaftar di kelurahan
·        Surat tanda mempunyai tabungan di Bank Resmi di Jerman
·        Asuransi kesehatan 

    III.          Kuliah dengan Sukses

1.   Mengatur perkuliahan
Untuk mengatur jam kuliah setiap mahasiswa bisa mengunakan  hari Minggu pengenalan untuk bertanya hal berhubungan itu kepada Pembimbing jurusan (Fachstudienberatung)  atau ke teman kuliah di organisasi kemahasiswaan (Fachschaft). Disana biasanya ada contoh jadwal jam kuliah, yang orang bisa ambil sebagai pedoman.
Dominasi Jurusan dari mahasiswa Asing Jerman  (https://www.iwd.de)
Di jerman ada beberapa jenis proses perkuliahan yang diantaranya sebagai berikut :

1.1. Vorlesung (Kuliah umum)
1.2. Seminar
Disini mahasiswa diberi kesempatan untuk bertanya dosen mengenai Thema tertentu yang  berhubungan dengan mata kuliah dosen tersebut . dan kemudian mendiskusikannya.
1.3. Übung (Latiahan)
Pada umunya ini digunakan untuk melengkapi kuliah umum dan seminar. Disini mahasisa langsung menyelesaikan latihan-latihan soal yang telah dipelajari sebelumnya dengan metode ilmiah.
1.4. E-Lerning (video Ajar )
1.5. Laborperaktikum
Disini setiap mahasiswa mendapat kesempatan untuk melakukan experiment ilmiah mengenai dasar-dasar teori yang didapatkan dalam Vorlesung dengan mengunakan alat-alat percobaan yang sudah dipersiapkan dalam laboratorium.

Perkuliahan tidak hanya harus diikuti melainkan sebelum dan sesuah pada umunya ada ujian. Berhubungan dengan itu ada Nilai dari Presentasi atau pekerjaan rumah dan ulangan akhir (UAS). Begitu juga persiapan klausur (Ujian) tidak boleh Mahasiswa sepelekan. Untuk itu alangkah baiknya kalau dipersiapan beberapa minggu sebelumnya.

MODUL
Sehubungan dengan Modul yang didapat dalam perkuliahan ada Modul yang diwajibkan ada juga yang tidak. Biasanya sudah diberi keterangan dalam jadwal mata kuliah per semester.

CREDITPOINT
Sehubungan dengan dengan creditpint. Biasanya siapa yang sudah menyelesaikan sebuah Modul akan mendapat kredit point yang sudah disesuaikan dengan aturan setiap sekolah tinggi atau Universitas. Umumnya mahasiswa yang kulai B.A. mempunya Creditpoint antara 180-210 tergantung dari berapa Semester Anda kuliah. Ini dikarenakan setiap semeter anda mendapat 30 Creditpoint.

2.   Memperbaiki bahasa jerman

Bagi Mahasiswa asing yang mengalami masalah dengan bahasa pengantar dalam perkuliahan  ada bebarapa hal yang bisa dilakukan. Yang diataranya adalah mencari Patner orang Jerman yang  nantinya tinggal Seapartement.  Atau dengan mendengarkan Radio atau TV_chanel berbahasa Jerman. Dengan begitu setiap Mahsiswa bisa mengembangkan kemampuan bahasa Jerman.

SPRACHTANDEM ( tampat untuk mahasiswa asing banyak mengenal orang asli Jerman yang mana mereka juga tertarik untuk belajar bahasa asing)
Ditempat ini komunikasi dua arah bisa dari berbabagai bahasa. Dalam pertemuannya biasanya mereka mendiskusikan mengenai misalnya agama , budaya atau pun makanan tradisional, yang mana disana anda mempunyai kesempatan berbicara dalam grup juga yang akan membentuk mental anda dalam berbicara dalam Bahasa Jerman.

SPRACHKURS
Beberapa mahasiswa juga sering mencari tempat kursus bahasa (Sprachkurs) untuk meningkatkan kemampuan bahasa. Sprachkurse juga sering di sediakan oleh Uni atau sekolah tinggi namun itu pra bayar. Kadang juga orang belajar secara mandiri atau Otodidak.
 Atau anda juga bisa mengunjungi Webseite dibawa ini


    IV.          Kerja

1.   Mengasilkan Uang
Banya Mahasiwa internasional mengunakan waktu liburan di Jerman untuk kerja dalam rangka membiayai perkuliahan mereka. Kebanyak dari mahasiwa biasanya membantu di Restoran di cafe atau menjadi pekerja penganti dalam sebuah Fabrik di daerah barat (seperti Aachen dan sekitarnya) atau di kota-kota besar yang memiliki peluang mendapat kerja lebih besar di Jerman. Atau ada juga sebagai Mahasiswa di kerjakan oleh Dosen sebagai tanaga pembantu di Laboratorium atau menjadi Asisten Dosen dalam kurun waktu tertentu.

Setiap Mahasiswa mendapat 120 hari kerja ketika mengurus visa. Karena karena ini mahasiswa yang mengunakan jalur mandiri untuk kuliah di Jerman biasanya memilih kuliah di kota besar karena kesempatan untuk kerja lebih besar di banding dengan kuliah di kota kecil.

PERATURAN KERAS

Setiap Mahasiswa harus sangat hati-hati dalam bekerja karena peraturan keimigrasian di Jerman yang begitu ketat. Ini dikarenakan bagi siapa saja yang melanggar peraturan akan dideüortasi dari Jrman. Informasi diatas biasanya juga sudah ditekankan dari awal kuliah oleh Depatement kemahasiswaan luar negeri di Kampus Anda kuliah.

CARA MENDAPATKAN PEKERJAAN

Untuk mencari pekerajaan Mahasiswa biasanya mencari lewat Websites yang ada  Jobbörse (lelang pekerjaan).  Pada umunya beberapa kota yang mempunya biaya hidup lebih tinggi seperti di Hamburg atau München memberikan upah pekerja perjanya kira-kira 10 Euro atau berdasarnya upah minimum buruh di Jerman. Namun orang juga bisa mencari pekerja melalu Agent pemberi kerja namun upah kerja yang dibayar ketika masa kontrak dengan Agent kerja berakhir biasanya lebih kecil. Beberapa mahasiswa juga sering mencari pekerjaan di perhotelan di Jerman.
Info selengkapnya anda juga bisa mengujungi web dibawa ini.
https://www.jobbörse.de

PAJAK dan PAJAK SOSIAL (Sosialabgeben)

Setiap Mahasiswa yang menghabiskan biaya hidup sekitar 8354 Euro tidak diwajibkan membayar pajak. Setiap Mahsiswa yang minimal mengunakan atau mengasilkan 450 Euro per bulan dari miniJob,  hidup tanpa harus membayar pajak.

Beberapa Tips untuk hidup hemat  dan sehat:
·        Mengunjungi olahraga yang disediakan Uni yang bersifat gratis.
·        Membuat buku pengeluaran perbulan
·        Masak sendiri
·        Mengembalikan buku tepat waktu.

2.   Praktikum

Pada umumnya untuk mencari kerja disebuah perusahan itu memang sulit jika kaki kita belum pernah terijak atau mengijakan kaki di perusahan itu dalam masa Praktikum atau PKL atau masa KKN. Karena dengan Pratikum di Perusahan Anda akan mengenal etos kerja di Jerman dan Perusahannya.

Beberapa kriteria-kriteria untuk sebuah Praktikum :
·        Tuntutan pekerjaan di tempat Praktikum yang menantan
·        Kemandirian dalam bekerja
·        Waktu berkerja yang terukur
Setiap Uni memberikan waktu Pratikum yang berbeda, maka mahasiwa di tuntut untuk menyelesaikan Projek sesuai dengan waktu yang telah diberikan oleh Uni juga sambil memperhatikan kontrak kerja dengan perusahan bersangkutan.
·        Kontak antar pembimbing dalam perusahan yang baik
·        Mendapatkan upah yang layak dari Perusahan
Disini pada umunya setiap mahasiswa umunya dibayar 300 sampai 500 Euro. perbulan.

3.   Karir sesudah Kuliah

Bagi Lulusan yang berasal dari dalam Negara-negara EU dan yang termasuk kedalam Negara Ekonomi Eropa memiliki kesempatan lebih besar untuk masuk dalam Pasar Industri Jerman. Dibanding dengan lulusan dari negara lain yang nantinya sesudah Lulus Ujian akan diberi waktu 18 bulan oleh pemerintah Jerman untuk mencari pekerjaan dalam Jerman . Di sela-sela itu mereka juga diperbolehkan berkja  Part time , sebagaimana diinginkan.  18 bulan itu dimulai ketika dia mulai menulis Skripsi atau tesis . Siapa saja yang yang ingin tinggal dan bekerja di Jerman disarankan untuk mencari pekerjaan pada akhir semerter kuliah atau ketika penulisan Skripsi atau tesis mulai di tulis. Beberapa pertanyan yang mungkin penting  dan membantu dalam penilaian diri  antara lain adalah :

·        Siapa saya ?
·        Apa yang saya bisa ?
·        Apa yang saya mau ?
·        Apa yang mungkin ?

Mencari masukan dan pendapat dari Luar, beberpa orang yang bisa dimintai pendapat :
Orang terdekat juga bisa menjadi satu solusi untuk mendapatkan pendapat. Kemudian bisa juga minta Feedbach dari seorang Professor atau pembimbin dari sebuah Pratikum dari Perusahan yang sebelumnya anda pernah ikuti disana. Kemudian dari semua pendapat yang sudah di temukan orang juga bisa membandingkan yang memiliki nilai positif lebih tinggi. Dari situ kadang juga datang perspektiv untuk karrier.
Beberapa Web yang membantu untuk mencari Pekerjaan:

MEMILIKI KESEMPATAN LEBIH BAIK DENGAN KEMAMPUAN BAHASA DIATAS RATA-RATA

Kesempatan untuk mendapat sebuah pekerjaan di Jerman terlihat lebih baik ketika yang bersangkutan memiliki kemampuan bahasa Jerman lebih baik. Terkecuali perusahan-perusahan yang besar atau berskala Internasional atau berhubungan lembaga penelitian ilmiah.

Sumber :







 

Natal PMP Jerman 2016 di Clausthal

Natal PMP Jerman di Clausthal

Menuju Clausthal-Zellerfeld

Seperti pada setiap liburan di Jerman ada 2 hari yang membuat perusahan perkereta Apian di Jerman sangat sibuk. Yaitu hari sebelum dan sesudah libur ( Anreisetag). Di kedua hari ini kebanyakan orang Jerman memilih untuk pulang ke kampung halaman untuk merayakan Liburan Natal bersama keluarga besar disana. Tapi ada juga yang miliki berlibur keluar kota atau keluar Negara yang jauh-jauh hari sudah di rencanakan secara matang. Dalam Natal, orang Jerman pada umumnya memilik banyak budaya yang terus hidup turun termurun dan hidup dalam sebuah keluarga atau pun dalam masyarakat. Budaya itu misalnya yang pertama Kue Stollen yang terbuat dari campurkan berbagai pemanis alami dan dari buah yang kemudian dikonsumsi bersama dengan keluarga. Stollen sendiri sebenarnya sebenarya terdiri dari berbagai jenis, karena dibuat dengan resep kelurga yang berbeda. Yang kedua itu, menghiasi pohon Natal didalam rumah dan membuat podok Natal di dalam rumah dan dilengkapi dengan ornamen dan Patung-Patung orang kudus. Kemudian yang terakhir, ini lilin-lilin Natal juga dihiasi dalam rumah. Mereka juga sering mengambil waktu tenang setiap malamnya untuk berkumpul bersama diruang keluarga. Disana mereka berdoa dan bersama bernyanyi kidung Pujian Natal dan masing-masing bercerita mengenai apa saja yang mengesangkan dalam hidup mereka dalam 1 tahun yang telah mereka lalui.

Gereja Kayu terbesar sejerman

 Markkirche Clausthal Zellerfelf view

Pada Tahun ini Mahasiswa Papua yang sedang kuliah di Jerman kembali merayakan Natal bersama di sebuah kota kecil di Negara Bagian Niedersachsen, yaitu itu Clausthal-Zellerfeld. Kota ini terletak tepat di bawah kaki gunung Herz yang memiliki ketingginan 560 m diatas permukaan laut dan memiliki jumlah penduduk sekitar 15.818 orang.

Panitia Natal Clausthal kali ini bekerja sangat extra untuk mempersipakan Natal ini. Natal yang diselenggarakan PMP (perhimpunan Mahaisiswa Papua) pada tanggal 23 Desember 2016 ini, pada awalnya menurut ketua PMP tidak akan dilakasankan. Namun dikarenakan beberapa Mahasiswa ingin agar acara Natal di laksanankan, maka Senioritas serta teman-teman die Clausthal mengambil insiatif dan mencoba mewujudkan keinginan ini. Dengan cara membuat votting, untuk menujukan seberapa banyak Mahasiswa Papua yang akan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Dari kira-kira 90 suara dan undangan yang dibagikan melalu Media Online Facebook. Maka terkumpul kira-kira 58 suara yang mengatakan siap dan akan hadir pad Acara Natal.

Sejak Natal secara resmi dinyatakan akan diselenggaran oleh PMP di Clausthal. Teman-teman disana yang menjadi tuan rumah mengambil gerakan cepat untuk mempersiapkan segala sesuatu mulai dari perencanaan hingga konsumsi. dalam hal penginapan, Panitia mempersiapkan Ruang seminar di Asrama mahasiwa yang digunkan sebagai tempat penginapan bagi mereka yang datang dari luar kota yang jauh seperti dari Zittau (Sachsen) atau dari Aachen( NRW) yang juga sempat hadir disana. Juga ada Tamu istimewa yaitu keluarga Papua yang hadir jauh-jauh dari Belanda untuk mengikuti Natal bersama keluarga besar PMP.

Kami dari Zittau memulai perjalan dari pukul 10.31 hingga sampai disana pada malam hari kira-kira 22.30 dan disambut oleh Panitia dengan jamuan makan malam yang telah dipersipakan. Mahasiwa yang dari Zittau yang mengikuti Natal PMP ada 5 orang. Dalam perjalan kami mengalami masalah dengan keterlambatan kereta di beberapa stasiun Kereta. Namun ini tidak menyurutkan semangat kami untuk mengikuti Natal PMP. Perjalan kami memakai kereta harus berakhir di kota Groslar yang adalah sebuah kota terbesar yang ada di sekitar kaki gunung Herz. Kota ini merupakan satu-satunya akses untuk masuk ke Clausthal-Zellerfeld. Dari sana kami harus mengunakan Bus untuk mencapai kota Clausthal-Zellerfeld. Ada sebuah kisah menarik terjadi ketika kami harus turun di sebuah perhentian Bus. Yang sebernanya akibat dari salah pengertian kami terhadap Informasi mengenai Informasi, dimana kami harus turun untuk sampai pada tempat penginapan kami.

Acara Natal PMP

Natal PMP tahun 2016 di Clausthal ini dimulai sekitar jam 17.00 sore waktu Niedersachsen. Dalam Natal yang berlansung meriah dan penuh hikmat ini, banyak tamu undangan yang datang diatara dari PPI Clausthal dan senioritasnya. Dan kemudian dihadiri juga langsung oleh Wadubes KBRI -Berlin yang datang jauh-jauh dari Berlin dan banyak juga teman-teman Papua yang berdomisili di daerah-daerah yang berdekatan dengan kota tempat Acara diselenggarakan yang menyempatkan waktunya. Acara Natal ini juga dimeriakan oleh Gospelchoir  dari mahasiswa Papua sendiri yang turut tampil memukau untuk memuji Tuhan dalam acara Natal.

Dalam Natal yang penuh hikmat yang mengakat thema : Yes I'm coming soon, dalam khotbah yang dibawakan oleh Pengijil dari Köln yang diundang. Dia banyak memberikan pencerahan bagaimana kita agar mampu membaca tanda-tanda zaman yang sedang terjadi. Dalam hal ini , dia mengajak kita sebagai orang muda yang akan berkarya di masa yang akan datang untuk menyerahkan diri kepada Tuhan dan meminta agar melibatkan penyertaan Tuhan dalam setiap keputusan yang diambil oleh kita. Dalam Kotbah yang penuh hikmat itu juga, dia memberikan banyak contoh-contoh kejadian-kejadian, phenomena dan bencana alam yang sedang terjadi diseluruh belahan Dunia dan alam semesta ini. Dalam kotbahnya dia juga mencoba menerjemahkan semua itu kedalam semua tulisan, perkataan dan Nubuatan para nabi dan orang kudus dalam dari Ijil dengan kehidupan manusia zaman sekarang.

Dalam susunan acara yang dibacakan oleh pembawa acara, Rano dan Yustina, acara selanjutnya sesudah firman Tuhan ialah penyampaian kesan dan pesan dari pihak KBRI-Berlin, Ketua Panitia, PPI Clausthal dan diakhiri oleh ketua PMP. dalam sambutannya Wadubes yang hadir pada kesempatan itu menyampaikan agar beberapa hal dapat di perhatikan oleh Mahasiswa Papua sedang menempuh pendidikan di Jerman. Yang diantaranya dia menitip pesan agar persatuan Mahasiswa papua yang sudah dibina dan sedang bertumbuh subur itu agar tetap dijaga dan dilestarikan agar nantinya dapat berakar dan bertumbuh lebih kuat lagi. Kemudian dia juga menyingung Mahasiswa Papua agar selalu menjaga komunikasi yang baik dengan pihak KBRI Berlin agar setiap masalah mahasiswa dapat dicarikan solusi yang mantap demi kelancaran Studi di Jerman. Dalam Natal ini Juga pihak KBRI Berlin mengambil bagian menyukseskan Acara ini khususnya dalam konsumsi.

Dalam sambutannya Ketua Panitia mengucapkan banyak terimakasih kepada semua relawan, teman dan anggota panitia yang telah bekerja keras dalam mempersiapakan Natal hingga Natal PMP bisa berjalan lancar. Dan lanjutnya, ia mengucapakn banyak terimaksih kepada seluruh undangan yang hadir pada acara Natal PMP itu. tak lupa juga ia ucapakan terimakasih kepada teman-teman serta senioritas yang memberikan kepercayaan kepada Mahasiswa di Clausthal untuk menyelenggarakan Natal tahun ini. Disamping itu ia juga membacarakan laporan pengunaan dana yang digunakan untuk melangsungkan Natal PMP 2016.

Dalam sambutan singkat yang dibawakan oleh seorang Mahsiswa S-2 dari TU-Clausthal yang juga mewakili PPI Clausthal, Dia memberikan Apresiasi yang sagat besar dan ucapan terimaksih kepada Pihak Panitia yang telah mengambil insiatif untuk melangsungkan Acara Natal di Clausthal dan mengharapkan pada Natal berikutnya juga dilaksanakan disana. Harapan itu sesudah pidatonya, pembawa acara juga kembali menegaskan bahwa acara Natal hanya bisa di selenggarakan berdasarkan kesepakatan bersama semua Anggota PMP.

Yang terakhir adalah Pidato dari ketua PMP- Jerman, Franklin Mansa. dalam sambutanya dia mengucapkan banyak terimkasih kepada Panitia yang telah mempersiapakn Acara Natal yang begitu luar biasa denga penuh hikmat. Dalam cara Natal juga di mengajak kepada semua mahasiswa agar lebih fokus pada Studi, karena itu merupakan Tujuan utama datang ke Jerman, tuturnya. lanjutnya, dia juga mengajak sesama mahasiswa Papua agar menjaga komunikas satu dengan yang lain, baik dengan senior maupun dengan adik dan teman. Mahasiswa semester 5 di FH Erführ ini juga menambahkan, ini sangat diperlukan demi kelancaran studi setiap Mahasiswa Papua di jerman. Dalam kesempatan yang baik itu juga, Ketua PMP yang baru terpilih untuk 2 periode kedepan itu mengatakan, dalam kemimpinannya dia akan membagi PMP kedalam 4 Koordinator wilayah yang diataranya ;

  • Koodinator Negara bagian Thüringen, Hessen, Bayern, Stuttgar, Baden-Wuttenberg
  • Koodinator Negara bagian Bremen, Hamburg, Niedersachsen dan Schleswig-Holstein
  • Koodinator Negara bagian Nordrhein-Westfalen, Rheinland-Pfalz, Saarland
  • Koodinator Negara bagian Sachsen-Anhalt, Sachsen, Berlin, Mecklenburg-Vorpommern

Ini Menurutnya dilakukan untuk mempercepat penanganan masalah jika ada masalah pada setiap Anggota PMP dalam koordinator tertentu.

Kemudian pada akhir dari acara ini banyak kegiatan yang dibuat dan persiapakan panitia yang diantaranya adalah pemberian bingkisan berhadiah kepada setiap Mahasiswa yang berhasil menjawab pertanyaan dari pembawa acara. Dan kemudian diakhiri dengan sesi makan-makan dan ramah tamah antara Mahasiswa yang telah berpisah dalam 1 tahun belakang. Acara yang meriah ini dilangsungkan di sebuah Balaikotta/ Stadthalle dari kota Clausthal yang dipersiapkan sebelumnya oleh Panitia . Dan Acara ini berakhir jam 10.00 malam.

Kemudian Acara di lanjutkan di ruang seminar Asrama karena masih ada tamu lagi dari Belanda yang sempat hadir pada akhir acara ini, namun karena waktu yang sudah mulai larut malam maka diputuskan untuk ramah-tamah dilanjutkan disana. Seusai acara dan ramah tama Natal banyak dari senioritas dan teman-teman yang berdomisili tidak jauh dari kota Groslar memilih pulang.

Perjalanan pulang dari Acara Natal 

Pagi yang cerah menyambut pagi kami pada 24 Dezember 2016 di Clausthal. Pada pagi itu banyak dari teman-teman satu persatu pun mulai meningkalkan kota Clausthal untuk kembali ke Studie masing-masing. Pada pagi yang penuh dengan kabut dan cuaca yang adem itu kami menyampari Panitia untuk meminta pamit pulang ke Zittau bersama dengan beberapa Mahasiswa yang akan ke Köthen dan sekitranya serta seorang Senior dari Leipzig yang juga ikut serta bersama kami karena kami mengunakan kereta dengan arah yang sama hingga Leipzig, sebuah kota yang modern penuh dengan tumpukan peradaban budaya Eropa itu. Di Leipzig kami beristrahat kira-kira 40 menit sambil menunggu kereta kami yang akan tiba. Kami menyempatkan waktu itu untuk makan siang. Sesudah melewati jalan panjang melewati Dresden (Ibu kota Negara bagian Sachsen) hingga kami kembali tiba ji Zittau jam 19.30 malam.

Tanggal 22-24 Desember 2016 merupakan sebuah Perjalan yang terhimpun dalam pengalamanan yang penuh dengan kebahagiaan dimana kami saling bertemu satu sama saling bercanda tawa kembali di bawah guyuran salju di kota Clausthal yang menambah suasan Natal keeropaan. Pengalaman berkendara dengan kereta hingga Clausthal dan dilanjutkan dengan Bus hingga turun di Perhentian bus yang salah akan selalu dikenang. Disamping itu acara berjalan lancar walau Panitia mempersiapakannya dalam kurung waktu 3 minggu terakhir hingga sebelum hari H.

Copyright ©papuatoourworld.blogspot.de
 
 
Support : SAVE THE ENVIROMENT OF WEST PAPUA | INFO PAPUA | KNPB NEWS
Copyright © 2011. PAPUA TO OUR WORLD - All Rights Reserved
Template Created by Mr.YOGIX FWP Published by AGUSTINUS GIYAI
Proudly powered by Blogger